Semarak Ramadhan di Langgar Al-Falah: Kajian Iman dan Taqwa Bersama MWCNU Klojen

oplus_2

Malang, 1 Maret 2026 – Suasana religius menyelimuti Langgar Al-Falah yang terletak di Gang 2, Kelurahan Celaket, pada Ahad malam (01/03/2026). Di malam ini, jamaah dari warga sekitar tampak antusias memadati langgar untuk menunaikan sholat Isya berjamaah yang dilanjutkan dengan kajian Ramadhan dan sholat Tarawih. Keamanan dan kelancaran acara juga didukung oleh petugas dari Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Satuan Koordinasi Kelurahan (Satkorkel) Samaan yang berjaga di sekitar lingkungan langgar.

Kegiatan diawali dengan sholat Isya berjamaah yang dipimpin langsung oleh Imam Ustadz Ikhwan. Suara lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema khidmat di dalam langgar yang sederhana namun penuh berkah tersebut. Usai sholat Isya, rangkaian acara dilanjutkan dengan kajian Ramadhan yang menjadi momentum yang dinanti-nantikan oleh para jamaah.

Takmir Langgar Al-Falah, Ustadz Muhammad Syafril, S.Pd.I, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran para jamaah, termasuk beberapa pengurus harian Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Klojen serta perwakilan dari Gerakan Pemuda Ansor yang turut hadir memeriahkan acara.

“Malam ini kita bersyukur dapat menghadirkan penceramah yang luar biasa. Semoga kajian ini dapat menambah keimanan kita dan memudahkan kita dalam menjalankan ibadah puasa di bulan yang penuh berkah ini,” ujar Ustadz Muhammad Syafril.

Puncak acara kajian Ramadhan kemudian diisi oleh penceramah, Ustadz Vicky Yanuar Ardiansyah. Dengan gaya penyampaian yang lugas dan menyentuh hati, beliau membawakan materi seputar kemudahan dalam menjalankan puasa dan ibadah di bulan Ramadhan, serta menjelaskan tentang pahala yang berlipat ganda dibandingkan bulan-bulan lainnya.

Ustadz Vicky menekankan bahwa tujuan utama dari ibadah puasa adalah agar kita menjadi orang-orang yang bertakwa dan bersyukur. Lebih dalam lagi, beliau mengupas empat sifat mulia yang harus dimiliki oleh seorang Muslim dalam meraih derajat takwa, yaitu:

  1. Tawadhu’ (Rendah Hati): Menjauhkan diri dari sikap sombong dan angkuh.

  2. Qana’ah (Menerima Apa Adanya): Merasa cukup dengan apa yang diberikan Allah dan menjauhkan diri dari sifat serakah.

  3. Waro’/Wira’i (Hati-hati): Menjaga diri dari hal-hal yang syubhat (meragukan) dan maksiat.

  4. Yakin (Keyakinan Kuat): Memantapkan kepercayaan kepada Allah dalam setiap langkah kehidupan.

“Mari kita jadikan Ramadhan ini sebagai momentum untuk melatih diri memiliki sifat tawadhu’, qana’ah, wara’, dan yakin. Dengan keempat sifat ini, insyaAllah kita akan menjadi hamba yang bertakwa dan pandai bersyukur atas segala nikmat yang diberikan Allah,” pesan Ustadz Vicky Yanuar Ardiansyah yang diamini oleh seluruh jamaah.

Para jamaah yang hadir, termasuk warga sekitar Celaket Gang 2, tampak menyimak dengan seksama. Beberapa pengurus harian MWC NU Klojen dan kader Ansor juga terlihat hadir, menunjukkan sinergi yang kuat antara masjid, warga, dan organisasi kemasyarakatan. Sepanjang acara berlangsung, para petugas Banser dari Satkorkel Samaan terlihat sigap menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan langgar.

Usai kajian, suasana khidmat kembali terasa ketika seluruh jamaah bersama-sama mendirikan sholat Tarawih berjamaah. Sholat yang diimami oleh Ustadz Ikhwan berjalan dengan lancar dan khusyuk, sementara Bilal, Saudara Ali, memandu pergantian rakaat dengan suara yang fasih.

Kegiatan kajian dan sholat berjamaah di Langgar Al-Falah ini menjadi salah satu bukti bahwa bulan suci Ramadhan diisi tidak hanya dengan peningkatan ibadah ritual, tetapi juga dengan penguatan ilmu dan spiritualitas untuk membentuk pribadi yang bertakwa dan bersyukur.

oplus_2

Artikel ini diproduksi oleh Tim Jurnalistik LTN NU MWCNU Kecamatan Klojen sebagai bentuk dokumentasi dan publikasi kegiatan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*