Semarak 1 Abad NU Jawa Timur: Gelora Kebersamaan dari Malang untuk Nahdlatul Ulama

Di bawah langit senja yang berangsur gelap, Stadion Gajayana, Malang, bersiap menyambut sebuah peristiwa bersejarah: Peringatan 1 Abad (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Timur. Suasana sudah terasa hangat dan penuh semangat, jauh sebelum acara puncak dimulai. Namun, di balik kemeriahan yang akan tersaji di atas panggung, ada denyut nadi lain yang berdetak penuh keikhlasan: gelombang sedekah konsumsi dari segenap keluarga besar MWC NU Klojen, Malang.

Sebagai bentuk dukungan dan partisipasi dalam acara akbar ini, panitia setempat mengkoordinir pengiriman bantuan logistik berupa ratusan paket nasi dan air mineral. Pengiriman dilakukan dengan tertib pada Jumat, 7 Februari 2026, pukul 19.00-20.00 WIB, melalui dua titik utama:

· Untuk wilayah Penanggungan: Dikirim ke Kantor MWC NU Klojen di Jalan Cianjur 2B, Malang.
· Untuk wilayah lain: Dikirim ke Posko MWC NU Klojen yang berlokasi di barat SPBU Shell Kawi (MOG).

Posko MWC NU Klojen pun menjadi titik berkumpul yang meriah, dihadiri oleh Pengurus Harian (PH) MWC NU Klojen beserta seluruh Badan Otonom (Banom)-nya. Momen ini juga dimanfaatkan untuk membagikan 330 tiket masuk secara resmi kepada perwakilan Ranting-Ranting NU di wilayah MWC NU Klojen, memastikan bahwa keluarga besar Nahdliyin setempat dapat hadir menyemarakkan sejarah.

Sedekah yang Menyatukan: Setiap Bungkus adalah Doa

Aliran sedekah konsumsi ini merupakan bukti nyata kekuatan kolektif warga NU. Kontribusi datang dari berbagai level struktur organisasi, mulai dari tingkat MWC, Ranting, hingga Pengurus Ranting (PRNU), serta dari para dermawan, ulama, dan masyarakat umum. Berikut adalah rincian keikhlasan yang terkumpul setelah pembaruan data:

Kontribusi dari Lembaga & Ranting:

· MWC NU Klojen: 50 bungkus nasi.
· Lazisnu Nurul Falah: 20 bungkus nasi.
· NU Ranting – Jasat: 50 bungkus nasi.
· PRNU Klojen: 100 bungkus nasi.
· PRNU Bareng Raya: 100 bungkus nasi.
· PRNU Penanggungan: 50 bungkus nasi.
· PRNU Bareng Tenes: 50 bungkus nasi.
· PRNU Kidul Pasar: 50 bungkus nasi.
· PRNU Bareng Tengah: 137 bungkus nasi.
· LBM MWCNU Klojen: 50 bungkus nasi.
· Ranting NU Gading Kasri: 50 bungkus nasi.
· PRNU Bareng Kulon: 50 bungkus nasi.
· PRNU Bareng Kartini 2: 240 bungkus nasi + 13 dus air mineral.
· PRNU Kepulauan: 50 bungkus nasi + 1 dus air mineral.
· PRNU Samaan: 160 bungkus nasi.
· PRNU Talun Kulon: 25 bungkus nasi.

Kontribusi Perorangan & Kelompok Masyarakat:

· Ust. Damat: 20 bungkus nasi.
· Saiful Arif: 20 bungkus nasi.
· M. Lutfi Z: 15 bungkus nasi.
· M. Salis Hanafi: 15 bungkus nasi.
· H. Nur Hasyim: 20 bungkus nasi.
· Yusri: 20 bungkus nasi.
· Abah Sulton: 20 bungkus nasi.
· Mujtahid: 15 bungkus nasi.
· Imam Kh.: 20 bungkus nasi.
· M. Musqi: 50 bungkus nasi.
· Agus Mauludi: 20 bungkus nasi.
· Aba Lutfi Pangsut: 20 bungkus nasi.
· M. Yazid: 20 bungkus nasi.
· P. Jon + P. Ozi: 30 bungkus nasi.
· Samsul Maarif: 25 bungkus nasi.
· Moch Sofwan Hadi: 15 bungkus nasi.
· Choirul: 10 bungkus nasi.
· Sujadi: 10 bungkus nasi.
· Warga RT01-RW08: 50 bungkus nasi.
· Sudiyanto: 15 bungkus nasi.
· Faisal: 50 bungkus nasi.
· Tutik Gatot: 10 bungkus nasi.
· Yasmoko: 10 bungkus nasi.
· Aba Samsul: 20 bungkus nasi.
· Ust. Lukman: 20 bungkus nasi.
· Aba Jupri: 30 kotak nasi basah.
· Pengajian Al-Hidayah RW8: 20 dus air mineral + 200 Roti Hanifah.
· Pak Jayadi: Rp 500.000 (uang).

Makna di Balik Sepiring Nasi

Sedekah konsumsi ini bukan sekadar tentang mengisi perut. Ia adalah simbol konkret dari prinsip “ash-shadaqatu bituqoil ‘adawaa” (sedekah itu memadamkan permusuhan) dan semangat ta’awun (tolong-menolong). Setiap bungkus nasi yang dikirim adalah wujud cinta dan dukungan ribuan warga NU akar rumput kepada organisasinya yang telah berjuang selama seabad.

Di tengah gemuruh takbir dan hiruk-pikuk perayaan di Stadion Gajayana, kiranya santapan sederhana ini menjadi penguat bagi panitia, petugas keamanan, dan sesama jamaah. Ia adalah energi dari bumi Malang untuk mengukir satu babak baru perjalanan NU Jawa Timur: tetap berdiri di atas prinsip Ahlussunnah wal Jama’ah, menjaga keutuhan bangsa, dan terus berkontribusi untuk kemaslahatan umat dan negara.

Selamat Harlah 1 Abad NU Jawa Timur. Dari Kota Malang, dengan setangkup nasi dan segelas air, kami turut menyemai sejarah. NU Jaya, Jawa Timur Gemilang!

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*