Safari Ramadhan MWC NU Klojen di Masjid Al Mukarromah Kasin: Menggali Hikmah Ukhuwah dan Kemuliaan Manusia di Bulan Penuh Ampunan

 2 Maret 2026 – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Masjid Al Mukarromah yang terletak di Jalan Arif Margono, Kelurahan Kasin, pada Senin malam (02/03/2026). Di malam ke-12 Ramadhan 1447 Hijriah ini, jamaah dari warga sekitar Kasin tampak antusias memadati masjid untuk mengikuti agenda Safari Ramadhan yang digelar oleh Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Klojen. Rangkaian acara dimulai dengan sholat Isya berjamaah, dilanjutkan sholat Tarawih, dan diakhiri dengan tausiyah Ramadhan yang dinanti-nantikan.

Sholat Isya dan Tarawih berjamaah malam itu berlangsung dengan khidmat. Imam, Nurul Fathoni, memimpin jalannya sholat dengan bacaan yang merdu dan tenang, menciptakan atmosfer spiritual yang mendalam. Sementara itu, suara bilal yang tegas dan fasih diperdengarkan oleh Riski Nur Huda, yang memandu pergantian rakaat serta doa-doa di sela sholat dengan tertib. Takmir Masjid Al Mukarromah, Ustadz M. Iskandar, turut hadir menyambut para jamaah dan memastikan kelancaran acara Safari Ramadhan ini.

Puncak acara terjadi setelah rangkaian sholat Tarawih usai. Mimbar sederhana yang telah disiapkan menjadi pusat perhatian ketika penceramah, Ustadz H. Nur Rozi Farizi, yang juga menjabat sebagai Wakil Rois Syuriah MWC NU Klojen, tampil di hadapan jamaah. Kehadiran beliau disambut antusias oleh warga Kasin serta para pengurus MWC NU Klojen dan kader Ansor yang turut hadir memeriahkan acara.

Mengawali tausiyahnya, Ustadz Nur Rozi mengajak jamaah untuk senantiasa meningkatkan ketakwaan dan memanfaatkan bulan suci Ramadhan sebaik-baiknya. Beliau menyampaikan bahwa di bulan yang penuh berkah ini, Allah SWT mengguyurkan ampunan (maghfiroh) dan rahmat (rohmad) kepada hamba-hamba-Nya yang beriman.

“Bulan Ramadhan adalah bulan di mana pintu ampunan dibuka selebar-lebarnya. Allah menggelontorkan maghfiroh dan rahmat-Nya kepada kita semua. Maka, sudah sepatutnya kita sebagai manusia, makhluk yang paling mulia di sisi Allah, untuk menyambut tawaran istimewa ini dengan penuh keimanan dan ketakwaan,” ujar Ustadz Nur Rozi mengawali ceramah.

Lebih lanjut, penceramah yang dikenal dengan penyampaiannya yang lugas dan menyentuh ini menjelaskan tentang ukhuwah (persaudaraan) dan silaturahmi sebagai kunci meraih keberkahan Ramadhan. Beliau menekankan bahwa di bulan suci ini, umat Islam tidak hanya diperintahkan untuk meningkatkan ibadah vertikal (hablum minallah), tetapi juga ibadah horizontal (hablum minannas) melalui menjaga tali persaudaraan dan mempererat silaturahmi.

“Dengan berpuasa, kita merasakan lapar dan dahaga, sehingga kita diajak untuk lebih peka terhadap sesama. Di sinilah letak kedermawanan seorang mukmin diuji. Ramadhan adalah bulan untuk berbagi, untuk memperkuat ukhuwah, dan menjalin silaturahmi. Karena dengan silaturahmi, Allah akan melapangkan rezeki dan memanjangkan umur dalam keberkahan,” jelasnya.

Materi semakin mendalam ketika Ustadz Nur Rozi berbicara tentang ganjaran puasa. Beliau menegaskan bahwa semua ibadah yang dilakukan dengan ikhlas, ganjarannya adalah surga. Namun, puasa memiliki keistimewaan tersendiri.

“Semua amal ibadah anak Adam dilipatgandakan pahalanya, satu kebaikan dibalas sepuluh hingga tujuh ratus kali lipat. Allah berfirman dalam hadits qudsi, ‘Kecuali puasa. Sesungguhnya puasa itu untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya.’ Ini menunjukkan betapa istimewanya ibadah puasa di sisi Allah,” terangnya.

Puncak tausiyah yang menggugah semangat jamaah adalah ketika Ustadz Haji Nur Rozi Faridi menyampaikan tentang hakikat puasa sebagai tiket untuk bertemu dengan Allah kelak di akhirat.

“Puasa itu bukan sekadar menahan lapar dan dahaga. Lebih dari itu, puasa adalah madrasah (sekolah) yang melatih kita untuk menjadi hamba yang bertakwa. Dan bagi mereka yang berhasil menjalankan puasa dengan penuh keimanan dan keikhlasan, puasa itu akan menjadi tiket istimewa baginya kelak untuk bisa bertemu dengan Allah di surga. ‘Sesungguhnya bagi orang-orang yang berpuasa disediakan pintu surga yang bernama Ar-Rayyan, tidak ada yang masuk melalui pintu itu selain mereka yang berpuasa.’ Mari kita jadikan puasa kita sebagai bekal untuk meraih kemuliaan bertemu dengan Allah,” pungkasnya dengan penuh semangat.

Jamaah yang hadir, termasuk warga Kelurahan Kasin, tampak menyimak dengan seksama dan hanyut dalam kedalaman materi yang disampaikan. Suasana kebersamaan dan ukhuwah semakin terasa usai tausiyah, ketika seluruh jamaah bersalam-salaman dan bermaaf-maafan. Sepanjang acara, para petugas dari Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Satuan Koordinasi Kelurahan (Satkorkel) Kasin terlihat sigap menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan masjid.

Kegiatan Safari Ramadhan MWC NU Klojen di Masjid Al Mukarromah ini menjadi salah satu bukti bahwa bulan suci Ramadhan diisi tidak hanya dengan peningkatan ibadah ritual, tetapi juga dengan penguatan ukhuwah dan silaturahmi untuk meraih maghfiroh dan ridha Allah.


Artikel ini diproduksi oleh Tim Jurnalistik LTN NU MWCNU Kecamatan Klojen sebagai bentuk dokumentasi dan publikasi kegiatan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*